oleh

Pemkot Tangerang Gratiskan 146 SD-SMP Swasta

KOTA TANGERANG – Memenuhi hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan sebagai bentuk komitmen agar tidak ada anak yang putus sekolah di Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di tahun 2023 ini, menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), menghadirkan program biaya pendidikan sekolah swasta gratis di 146 SD/Mi dan SMP/Mts di Kota Tangerang.

Program ini ditujukan bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang, yang tidak lolos pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2023/2024. Dimana sebelumnya di 2021 dan 2022 hanya berupa bantuan uang pangkal senilai Rp1 juta per siswa.

“Dengan menggratiskan 146 sekolah swasta seperti negeri, kami berharap masyarakat kini memiliki banyak pilihan dalam melanjutkan pendidikan karena tidak boleh ada anak putus sekolah di kota Tangerang” pungkas Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyatakan ini menjadi kebijalan populis atau pendekatan kepentingan rakyat. Selain itu, memberikan ruang pada sekolah swasta untuk turut berpartisipasi dalam peningkatan pendidikan publik di Kota Tangerang.

“Jadi, dalam hal ini harusnya diperluas secara bertahap. Program ini menjadi bukti keseimbangan perhatian kepada sekolah negeri maupun swasta yang notabene diselenggarakan masyarakat,” ungkap Trubus.

Lanjutnya, dengan ruang yang diberikan Pemkot Tangerang pada sekolah swasta. Harusnya, swasta terpacu untuk memberikan pendidikan yang lebih berkualitas lagi. Perlahan masyarakat akan terobsesi dengan sekolah swasta.

“Ini harusnya Pemkot Tangerang menjadi pilot project atau jadi role model Pemerintah Daerah lainnya, dalam memberikan ruang sekolah swasta. Secara edukasi peningkatan pelayanan yang lebih baik, dan kualitas pendidikan diselaraskan dengan baik,” tambahnya.

Salah seorang warga Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Hengky mengatakan program sekolah swasta gratis ini sangat membantu meringankan beban para orang tua. Saat ini, salah satu anak dari Hengky akan memasuki jenjang SMP, dan adanya program ini tidak lagi khawatir jika anaknya tidak lolos sekolah negeri.

“Saya tahu program sekolah gratis ini dari grup RT. Setelah itu, saya cari tahu lagi informasinya di media sosial. Saya kira tadinya ini hanya untuk warga yang kurang mampu, ternyata ini bisa untuk semua masyarakat tanpa syarat khusus. Hanya ber-KTP Kota Tangerang dan terdaftar di DAPODIK,” jelas Hengky.

Warga lainnya, Sulastri mengatakan hal yang senada dengan Hengky bahwa program ini sangat membantu, karena salah satu anaknya baru saja masuk ke jenjang SD. Terlebih, ia masih memiliki satu anak lainnya yang masih akan melanjutkan ke jenjang SMA.

“Anak bungsu saya sekarang baru mau masuk SD, kalau tidak diterima di sekolah negeri biayanya cukup mahal untuk kami. Alhamdulillah ada program sekolah swasta gratis ini jadi meringankan saya. Mudah-mudahan, program ini bisa lanjut hingga jenjang SMA sehingga semua anak saya bisa sekolah dengan gratis meskipun di sekolah swasta,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam program ini sederet pembiayaan yang ditanggung ialah seputar pendaftaran, biaya ujian, biaya ulangan, biaya praktik, bangunan, SPP, biaya OSIS dan lainnya. Sedangkan untuk pembelian baju, buku tulis, alat tulis, sepatu, tas atau dalam hal ini adalah keperluan pribadi, ditanggung sendiri. Intinya, benar-benar sama seperti sekolah negeri, siswa atau wali murid yang bersangkutan hanya membeli atau mengeluarkan biaya untuk keperluan pribadi. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *